Hai, Geffa.
Aku mungkin tidak selalu pandai merangkai kata. Jadi, kubuatkan tempat kecil ini untuk menyimpan sesuatu yang ingin kusampaikan kepadamu.
Terima kasih sudah menjadi dirimu sendiri. Semoga kamu selalu punya alasan untuk tersenyum, ruang untuk beristirahat, dan keberanian untuk mengejar semua yang kamu impikan.
Saat aku menyebutmu “masa depanku”, itu adalah sebuah harapan. Aku ingin mengenalmu lebih jauh, mendengarkan ceritamu, dan, jika kamu juga menginginkannya, berjalan bersamamu menuju hari-hari yang belum kita temui.
Pelan-pelan saja. Semoga hal-hal baik menemukan jalannya kepada kita.
Calon Suamimu
